Posts archive for: 28 August, 2007
  • Pertunjukan Topeng Monyet yang hampir langka

    topengmonyetPertunjukan Topeng Monyet. Tontonan yang cukup menghibur di tengah-tengah kesibukan pada saat ini. Pertunjukan topeng monyet ini sebenarnya berasal dari daerah jawa. Pertunjukan topeng monyet ini mengandalkan seorang pelatih monyet, dan seorang penabuh alat-alat musik, seperti gendang, rebana, dan lain-lain. Seorang pelatih monyet harus bisa mengajarkan monyet tersebut untuk bisa melakukan berbagai atraksi yang bisa membuat para penonton menjadi tertawa, selain para pelatih monyet, para penabuh alat-alat musiknya juga harus seirama dengan gerakan monyetnya agar bisa menarik perhatian para penontonnya. Para penonton, biasanya dari kalangan anak-anak, bahkan ada para orang tua yang mendampingi para anaknya. Pertunjukan Topeng Monyet ini sangat bagus untuk ditonton oleh anak-anak, kenapa bagus ditonton oleh anak-anak??? Karena anak sekarang hanya menonton cartoon atau sinetron saja, para orang tua seharusnya juga bisa mengajarkan bagimana anak-anak dapat melihat tontonan yang bersifat kebudayaan ini. Biasanya monyet ini melakukan atraksi, harus sesuai dengan instruksi dari pelatihnya, contohnya pelatih berkata pergi kepasar, maka monyet tersebut langsung mengambil peralatannya seperti tas, topi, dan keranjang, dan ketika pelatihnya berseru tiarap, maka monyet tersebut langsung tiarap, sesuai dengan apa yang diucapkan oleh sang pelatihnya, monyet ini juga harus dikasih makan agar ia mau diajak bekerja sama dengannya. Pertunjukan topeng monyet ini sebenarnya sudah langka sekali, karena disetiap daerah jarang sekali ada pertunjukan seperti ini. Di lihat dari segi ekonomi, dari para pelatih dan para penabuh alat-alat musik, mereka harus rela berpanas-panasan, mengelilingi komplek perumahan, agar ada yang memanggilnya. Semua ini karena masalah ekonomi lagi, karena kebutuhan kehidupannya atau kebutuhan keluarganya, sang pelatih harus mencari nafkah, untuk memenuhi kebutuhan keluarganya, daripada dia berbuat jahat seperti merampok, menjambret, lebih baik dia melakukan pekerjaan yang halal ini.

  • Cagar Alam Rawa Danau, salah satu objek wisata dibanten

    rawadanau
    Gambar diatas adalah Cagar Alam Rawa Danau. Apakah kalian tahu kenapa bisa dinamakan rawa danau??? Menurut data yang kami peroleh, dulunya Rawa Danau ini adalah Danau, yang diisi dengan air, namun lama-kelamaan karena Kemarau yang panjang, danau yang tadinya berisi air ini lama-kelamaan airnya menjadi surut, sehingga membentuk rawa. Pemandangan di rawa danau ini sangat sejuk, dan nyaman. Biasanya rawa danau ini dipakai oleh masyarakat sekitar atau para pendatang untuk melihat pemandangannya atau hanya sekedar pacaran di sekitar tempat rawa danau ini, disekitar rawa danau ini ada beberapa warung yang menjual berbagai minuman. Di Rawa Danau ini kalau sehabis hujan, akan terlihat pelangi yang cukup indah, dan di rawa danau ini ada beberapa burung elang, yang berputar-putar di atas rawa danau ini. Untuk dapat melihat Rawa Danau ini kalian tidak perlu mengeluarkan duit, karena tempat Cagar Alam Rawa Danau ini gratis, tapi biar kata gratis kalian harus tetap menjaga tempat ini dengan tidak membuang sampah sembarangan disekitar rawa danau ini, karena dapat merusak keindahan dari rawa danau itu sendiri.

  • Tempat Pembuangan Sampah Akhir milik Kota Serang

    TPS
    Gambar diatas adalah Tempat Pembuangan Sampah Akhir milik Kota Serang. Karena banyaknya sampah yang dibuang kesini, ada gundukan sampah yang menyerupai gunung, Sebelum melewati Rawa Danau, kita akan melewati Tempat Pembuang Sampah Akhir ini. Dari gambar diatas dapat kalian lihat, ada beberapa pemulung yang sedang mencari sampah yang kira-kira bisa didaur ulang, biasanya para pemulung ini memungut sampah seperti botol plastik, botol-botol minuman, kertas, buku, dan barang-barang lainnya yang bisa didaur ulang, selanjutnya dari barang-barang yang mereka kumpulkan akan disetorkan atau dijual kembali kepada penadah barang-barang bekas, dari sini mereka bisa mendapatkan sejumlah uang untuk mencukupi kebutuhan hidupnya dan rumah tangganya. Hasil dari menjual barang-barang yang tadi dikumpulkan, masih belum cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya, lalu bagaimana mereka bisa mencukupi kebutuhan hidup mereka??? Mungkin ada yang mencari pekerjaan tambahan, seperti menjadi tukang cuci di desanya, tukang beca atau apalah, yang menurut mereka pekerjaan tersebut halal. Ketika kami datang ketempat Pembuangan Sampah Akhir ini, aroma bau yang datang dari sampah, sangat menyengat kehidung, apalagi para pemulung yang setiap hari harus berdekatan dengan sampah, tanpa adanya pelindung hidung, selain dari baunya, banyaknya lalat, juga bisa menyebabkan penyakit, tapi para pemulung ini biasa-biasa saja, mungkin karena mereka sudah terbiasa dengan pekerjaannya, sehingga bisa memberikan daya kebal tubuhnya terhadap segala macam penyakit, akibat bau sampah, dan lalat. Untungnya Tempat Pembuangan Sampah Akhir ini jauh dari lingkungan perumahan.

Footer:

The content of this website belongs to a private person, blog.co.uk is not responsible for the content of this website.