
Jembatan Rantai ini dulu berfungsi sebagai “Tol Perpajakan” bagi setiap kapal kecil atau perahu pengangkut barang dagangan, dan pedagang asing yang memasuki kota kerajaan.
Jembatan Rantai ini dibangun dari bata dan karang, serta diduga memakai tiang besi dan papan untuk fungsi penyeberangan, dan “kerekan rantai” yang berfungsi ganda bila ada lalu lalang kapal kecil, jembatan bisa dibuka, dan bila tidak ada kapal masuk jembatan ditutup, sehingga berfungsi sebagai sarana penyeberangan orang dan kendaraan darat. Tapi sekarang jembatan ini telah putus, mungkin karena dimakan waktu, atau karena ulah manusia yang merusaknya, karena putus, jembatan ini sudah tidak berfungsi lagi, dan dibawah jembatan yang dulunya kali atau sungai, sekarang rata dengan tanah, bahkan tanah ini sudah ditanami oleh berbagai tanaman. Sekarang jembatan ini dilindungi oleh Undang-undang no-5 tahun 1992, tentang benda cagar budaya, bila ada yang merusak akan dikenakan sanksi sebesar 100.000.000(seratus juta) atau dipenjara.
-
« Menara Banten | Tempat Pembuangan Sampah Akhir milik Kota Serang »
Jembatan Rantai Benda Cagar budaya Banten
@ 2007-08-17 – 18:58:22
0 Comments on Jembatan Rantai Benda Cagar budaya Banten
Recent posts
-
Pertunjukan Topeng Monyet yang hampir langka
on Tuesday, 28. August, 2007 -
Cagar Alam Rawa Danau, salah satu objek wisata dibanten
on Tuesday, 28. August, 2007 -
Tempat Pembuangan Sampah Akhir milik Kota Serang
on Tuesday, 28. August, 2007 -
Jembatan Rantai Benda Cagar budaya Banten
on Friday, 17. August, 2007 -
Menara Banten
on Friday, 17. August, 2007 -
Pawai Obor
on Thursday, 16. August, 2007 -
Pusat Perbelanjaan Royal
on Sunday, 22. July, 2007 -
Area persawahan disekitar jalan menuju Serang Pandegelang
on Sunday, 22. July, 2007 -
Lambang Pandegelang
on Sunday, 22. July, 2007 -
Jadi wong susah memang susah!!-_-
on Friday, 20. July, 2007
