Posts archive for: 17 August, 2007
  • Jembatan Rantai Benda Cagar budaya Banten

    jembatan rantai
    Jembatan Rantai ini dulu berfungsi sebagai “Tol Perpajakan” bagi setiap kapal kecil atau perahu pengangkut barang dagangan, dan pedagang asing yang memasuki kota kerajaan.
    Jembatan Rantai ini dibangun dari bata dan karang, serta diduga memakai tiang besi dan papan untuk fungsi penyeberangan, dan “kerekan rantai” yang berfungsi ganda bila ada lalu lalang kapal kecil, jembatan bisa dibuka, dan bila tidak ada kapal masuk jembatan ditutup, sehingga berfungsi sebagai sarana penyeberangan orang dan kendaraan darat. Tapi sekarang jembatan ini telah putus, mungkin karena dimakan waktu, atau karena ulah manusia yang merusaknya, karena putus, jembatan ini sudah tidak berfungsi lagi, dan dibawah jembatan yang dulunya kali atau sungai, sekarang rata dengan tanah, bahkan tanah ini sudah ditanami oleh berbagai tanaman. Sekarang jembatan ini dilindungi oleh Undang-undang no-5 tahun 1992, tentang benda cagar budaya, bila ada yang merusak akan dikenakan sanksi sebesar 100.000.000(seratus juta) atau dipenjara.

  • Menara Banten

    menara banten
    Menara Banten ini terletak tidak jauh dari Klenteng Banten kira-kira 5 meter, Menara Banten ini dulu dipakai oleh masyarakat sekitar sebagai tempat untuk mengumandangkan Adzan, karena pada jaman dahulu belum ada pengeras suara, dalam menara banten ini kalau kita teriak akan ada gema, makanya dipakai oleh masyarakat sekitar untuk mengumandangkan Adzan atau memberi tahu kan tanda bahaya. Kalau kita naik keatas menara banten ini, akan terlihat pemandangan yang luar biasa, apalagi kalau pagi-pagi kita akan melihat pegunungan yang masih berselimutkan kabut. Menara Banten ini bersebelahan dengan makam para raja-raja banten, dan disekitar Menara banten ini terdapat benda cagar budaya yang dilindungi contohnya Jembatan Rantai, Benteng Surosowan. Disekitar jalan menuju Menara Banten ini banyak sekali para pengemis, maka kalau mau kesini, kalian harus bawa uang recehan, buat memberi sedekah kepada para pengemis. Dan disekitar Menara Banten ini ada para pedagang yang memperjual belikan kebutuhan untuk sholat, seperti peci, sajadah, mukanah, tasbih, dan bila kalian ingin nyekar kemakam para raja, disini juga tersedia para pedagang kembang 7 rupa, dan minyak wangi. Naik ke menara banten ini, sebenarnya tidak bayar, hanya kita harus memberi uang seikhlasnya untuk perawatan menara banten ini. Untuk naik keatas menara banten kita akan melewati anak tangga, yang cukup panjang, dan sempit, hanya bisa dilalui oleh satu orang saja, jadi jika diatas masih ada orang, kita harus menunggu orang yang diatas turun, barulah kita naik keatas. Disamping Menara Banten ini juga terdapat mesjid yang digunakan untuk keperluan hari keagamaan umat muslim. Dan tempat ini biasa ramai pada bulan menjelang puasa atau idul fitri.

Footer:

The content of this website belongs to a private person, blog.co.uk is not responsible for the content of this website.